Makanan Khas Jakarta

1. Sayur Babanci

Kuliner ikonik bercitarasa khas Betawi ini bernama Sayur Babanci atau Ketupat Babanci.

Dinamakan demikian karena sayur ini tidak jelas jenisnya, bahkan tidak bisa dikategorikan sebagai sayur karena tidak ada campuran sayur.

Saat ini masyarakat Betawi hanya menyajikan hidangan ini pada hari-hari besar, karena sulit mendapatkan bahan-bahannya.

Memang yang membuat sayur ini unik adalah karena diperlukannya 21 jenis bahan, bumbu, dan rempah. Beberapa diantaranya sudah langka, seperti kedaung, botor, tai angin, lempuyang dan lainnya.

Sayur Babanci bisa didapatkan di Historia Food & Bar seharga kisaran Rp45.000/porsi.

2. Kerak Telor

Makanan dengan citarasa gurih dan legit serta bertekstur crunchy ini memang telah menjadi salah satu kebanggaan warga Jakarta dan masyarakat Betawi.

Bahkan bisa dikatakan Kerak Telor adalah salah satu fast food-nya Jakarta. Sebab untuk membuatnya memang tidak perlu waktu lama, hanya membutuhkan sekitar 15 menit.

Kuliner yang biasa ditemukan saat adanya Pekan Raya Jakarta ini terbuat dari bahan-bahan seperti beras ketan putih, telur bebek/ ayam, ebi atau udang kering sangrai, dan tambahan bumbu lainnya.

Kerak Telor bisa didapatkan di Bang Egg Crust Roy dan Bang Sape’i seharga kisaran Rp20.000/porsi.

3. Nasi Uduk Betawi

Selain Kerak Telor, salah satu sajian primadona khas Betawi adalah nasi uduk. Biasanya Nasi Uduk Betawi umumnya dijual pada warung tenda yang terletak di lokasi yang strategis.

Berbagai lauk yang sering melengkapi Nasi Uduk Betawi diantaranya yaitu telur balado, tempe orek, bihun, telur dadar, semur jengkol, dan lainnya.

Aroma nasi uduk dengan taburan bawang goreng yang wangi khas Betawi ini mampu menggugah selera makan, terlebih teksturnya juga lembut.

Untuk sensasi pedasnya bisa ditambah sambal kacang atau terasi. Nasi Uduk bisa didapatkan di Nasi Uduk Barokah dan Mpok Sunayah seharga kisaran Rp20.000/porsi.

4. Semur Jengkol

Salah satu hidangan yang tidak pernah terlewatkan saat pertemuan keluarga Betawi adalah Semur Jengkol.

Makanan ini terkenal dengan aromanya yang khas dan rasanya yang legit. Bagi sebagian orang mungkin bau jengkol begitu mengganggu, padahal jika diolah dengan benar baunya bisa berkurang.

Semur Jengkol ala Betawi biasa dibuat dengan pertama memilih jengkol berbentuk bulat sempurna. Kemudian sebelum dimasak, jengkol direndam bersama dengan air kapur sirih atau air es selama satu malam.

Semur Jengkol khas Betawi bisa didapatkan di RM Betawi Hj. Aisyah dan Nasi Uduk Mpok Yati seharga kisaran Rp 20.000/porsi.

5. Roti Buaya

Hidangan Betawi berupa roti manis ini senantiasa hadir dalam upacara pernikahan dan kenduri tradisional Betawi.

Sesuai dengan namanya, roti berbentuk buaya ini melambangkan kesetiaan dalam perkawinan. Selain kesetiaan buaya juga dianggap melambangkan kemapanan.

Dulunya Roti Buaya bertekstur keras dan sengaja tidak diberi rasa. Namun, kini Roti Buaya memiliki berbagai varian rasa dan topping, bahkan teksturnya pun lembut.

Bahan dasar roti ini adalah tepung terigu, susu bubuk, mentega, telur, dan lainnya.

Roti Buaya dapat dibeli di Toko Roti Buaya Tebet dan Rawa Belong seharga kisaran Rp350.000/porsi standar.

6. Soto Betawi

Soto yang populer di daerah Jakarta ini dibuat dengan menggunakan bahan utama berupa jeroan sapi.

Selain jeroan, beberapa diantaranya juga ada yang menyertakan mata, torpedo, dan juga hati sapi.

Kuahnya sendiri merupakan campuran santan dan susu, kedua campuran ini membuat citarasa Soto Betawi begitu khas di mulut.

Penggunaan jeroan pada soto ini ternyata akibat semasa kolonial, masyarakat Betawi tidak mampu membeli daging karena harganya sangat mahal. Kini, Soto Betawi juga sering ditambah daging sapi.

Sajian ini bisa dibeli di Soto Betawi H. Ma’ruf dan H. Husein seharga kisaran Rp30.000/porsi.

7. Soto Tangkar

Makanan khas Betawi ini dinamakan Soto Tangkar, yakni sebutan untuk iga sapi.

Tangkar biasa digunakan oleh masyarakat betawi untung menyebut iga sapi semasa kolonial Belanda.

Sampai sekarang pun masih sering digunakan meskipun terkadang jarang diketahui oleh generasi penerus.

Soto Tangkar, diolah menjadi makanan kahs dengan merebus iga dan dimasak selama sekitar dua jam.

Selama memasak, ditamabahkan berabagi bumbu dan rempah, seperti kunyit, lada, daun sereh, daun salam, dan santan.

Soto Tangkar bercitarasa gurih dan bisa dibeli di Soto Tangkar Bang Edi dan H. Diding seharga kisaran Rp30.000/porsi.

8. Selendang Mayang

Es campur racikan khas Betawi ini bercita rasa manis dan gurih, bernama Selendang Mayang.

Meskipun berasal dari Jakarta, namun kini keberadaanya semakin susah ditemui. Nama ‘selendang’ sendiri berasal dari warna-warni kue yang dijadikan isian es-nya.

Sementara kata ‘mayang’ merujuk pada arti manis dan teksturnya yang kenyal. Kue yang digunakan dalam es ini mirip dengan kue lapis kanji, berwarna merah, hijau, dan putih.

Adonannya dibuat dari tepung kanji atau sagu aren, gula, air, dan pewarna makanan. Selendang Mayang bisa dibeli di Eat and Eat Mall dan Bang Hafidh Jadul seharga kisaran Rp10.000/porsi.

9. kue Pancong

Makanan berbentuk panjang menyerupai papan dengan warna sedikit kekuningan ini bernama Kue Pancong.

Kue Pancong khas Betawi sebenarnya berbeda dari kue pancong yang biasa kita ketahui. Namun kue pancong asli ini keberadaannya sudah jarang ditemukan.

Kue Pancong khas Betawi memiliki citarasa mirip dengan kue cubit, bisa juga dikatakan berupa peralihan antara kue cubit dan kue pukis.

Sedangkan kue pancong yang dibuat dari adonan terigu dan campuran kelapa serta diberi taburan gula pasir itu adalah hasil modifikasi.

Kue Pancong Betawi bisa dibeli di belakang bioskop Rivoli Kramat, seharaga kisaran Rp5.000/porsi.

10. Gado-gado Betawi

Makanan ini telah menjadi salah satu menu favorit sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama karena macam-macam sayuran yang digunakan.

Oleh sebab itu selain rasanya yang enak, makanan ini juga menyehatkan. Gado-gado khas Betawi sendiri memiliki kekhasan pada bumbu kacang yang digunakan.

Sebab bumbu kacang tersebut tidak menggunakan santan dan hanya berupa campuran dari bumbu kacang, terasi, gula jawa, dan air asam.

Sementara itu sayuran dan bumbunya diulek di dalam cobek bersamaan, yang juga membuatnya khas. Sajian ini bisa dibeli di Warung Hj. Holidah dan Mpok Biyah seharga kisaran Rp30.000/porsi.

11. Kue Sagon

Camilan yang identik dengan hari raya besar dan perayaan ini bernama Kue Sagon.

Kue bertekstur kering ini adalah salah satu camilan khas Betawi. Kue Sagon memiliki cita rasa yang manis dengan aroma yang harum.

Bahan baku pembuatnya sendiri berupa beras ketan yang dicampur dengan kelapa.

Tepung beras tersebut dibuat dengan cara terlebih dahulu disangrai, kemudian dicampur kelapa lalu ditambahkan gula setelahnya.

Menikmati Kue Sagon akan lebih enak lagi jika ditemani dengan segelas teh hangat atau kopi hangat.

Kue Sagon bisa didapatkan di Toko Kue ASNR dan Barley Bakery & Cake seharga kisaran Rp50.000/toples.

12. Kue Lupis

Kue berbahan dasar beras ketan ini menjadi salah satu favorit bagi masyarakat Betawi. Bercitarasa manis, Kue Lupis memang biasa dinikmati dengan siraman gula aren.

Teksturnya sendiri kenyal, perpaduan inilah yang membuat rasa Kue Lapis begitu nikmat. Cara membuatnya pun terbilang sederhana.

Beras ketan terlebih dahulu dicuci bersih kemudian direndam dan diberi garam. Setelah itu barulah dikukus,

kemudian dicampur sagu, diaron, dan digulung, terakhir barulah direbus selama kurang lebih 5 jam.

Kue Lupis khas Betawi ini bisa dibeli di Kue Lopis Mpok Njung dan Kue Lopis Betawi Ok seharga kisaran Rp5.000/porsi.

13. Kue Putu Mayang

Putu Mayang adalah salah satu kue khas masyarakat Betawi yang berbahan dasar tepung kanji atau tepung beras.

Bentuknya sendiri menyerupai mie, dengan campuran santan kelapa dan disajikan bersama kinca atau saus gula merah.

Selain itu variasi tampilannya pun dibuat berwarna-warni sehingga terlihat lebih menarik.

Ada beberapa cara penyajian kue ini selain disiram gula merah, yakni bisa pula dengan memberi taburan parutan kelapa di larutan gula cair, atau dengan menambahkan santan di atasnya.

Kue bertekstur kenyal dan bercita rasa manis ini bisa didapatkan di Warung Bu Mulia dan Kue Betawi Aisyah seharga kisaran Rp15.000/porsi.

14. Geplak Betawi

Kue yang memiliki warna dominan putih kecokelatan ini terbuat dari beras yang agak pera dan bernama Geplak.

Bahan dasar tersebut diolah dengan cara digiling menjadi tepung kemudian disangrai. Setelah itu kemudian dicampur dengan parutan kelapa sangrai.

Adonan ini lalu dicampur dengan gula pasir yang dicairkan hingga mengental dan selagi panas diaduk-aduk hingga adonan padat.

Geplak khas Betawi memiliki tekstur yang lembut dengan cita rasa manis. Kue ini juga biasa dijadikan hantaran pengantin dalam tradisi adat Betawi.

Kue Geplak bisa dibeli di Toko Ibu Hj. Mamas dan Toko Ibu Mariyam seharga kisaran Rp20.000/porsi.

15. Asinan Betawi

Salah satu kuliner bercita rasa gurih khas Betawi adalah Asinan Betawi. Kuliner ini berisi berbagai jenis sayuran yang diasinkan.

Sementara itu untuk isiannya pun beragam dari mulai selada, taoge, kubis, sawi, yang dihidangkan bersama dengan bumbu kacang dicampur cuka dan juga cabai.

Akan lebih nikmat lagi jika disantap dengan tambahan kacang goreng dan kerupuk mie. Kuahnya sendiri encer dengan rasa asam yang kuat.

Asinan Betawi biasanya dijual menetap pada sebuah kios, warung kaki lima, atau dijajakan keliling.

Kuliner ini dapat dibeli di Warung H. Mansyur Kamboja dan Ibu Yenni seharga kisaran Rp15.000/porsi.

16. Akar Kelapa

Kue kering khas Betawi ini bernama Akar Kelapa. Namanya sendiri berasal dari bentuknya yang menyerupai akar kelapa.

Rasanya gurih dan manis yang menjadi daya tarik tersendiri kue ini.

Bahan baku yang digunakan untuk membuat Akar Kelapa adalah tepung beras putih, kelapa, tepung sagu, dan beberapa bahan tambahan lainnya.

Bagi masyarakat Betawi dan sekitarnya, Akar Kelapa adalah salah satu makanan wajib pada perayaan hari-hari besar keagamaan atau perayaan upacara adat lainnya.

Kue Akar Kelapa khas Betawi ini bisa didapatkan di Toko oleh-oleh Mpok Nini dan Mpok Romlah seharga kisaran Rp25.000/kemasan.

17. Kembang Goyang

Makanan yang memiliki nama cukup unik ini bernama Kembang Goyang dan dinamakan sesuai cara pembuatannya.

Ketika akan digoreng cetakan akan digoyang-goyangkan di atas minyak panas, dari sinilah nama kembang goyang berasal.

Bahannya sendiri antara lain telur ayam, tepung beras, tepung sagu, dan bahan lainnya. Seiring perkembangan yang ada, kue ini kini mempunyai beragam variasi rasa.

Mulai dari frambozen, pandan, biji wijen, dan lainnya. Kue yang biasa menjadi suguhan khas masyarakat Betawi ini memiliki rasa gurih dan renyah.

Kue ini bisa dibeli di Toko H. Fathiyah dan Mpok Uyun seharga kisaran Rp25.000/kemasan.

18. Ayam Sampyok

Masakan hasil akulturasi Betawi dengan Tionghoa ini memiliki cita rasa yang khas, gurih, dan lezat.

Ayam Sampyok memiliki tampilan sekilas menyerupai rendang. Salah satu kekhasan dari masakan ini adalah adanya proses pembumbuan yang dilakukan dua kali.

Hal ini ditujukan agar bumbunya meresap hingga ke dalam daging serta rempahnya yang gurih.

Teknik memasaknya pun tergolong unik, sebab setelah dibumbui, daging ayam kemudian dimasak dan diungkep hingga berwarna kecokelatan.

Lalu disajikan bersama bumbu tambahan. Ayam Sampyok bisa dibeli di Kafe El Rouj dan Warung Bang Salim seharga kisaran Rp30.000/porsi.

19. Bandeng Pesmol

Jakarta dan masyarakat Betawi pada khususnya ternyata memiliki sajian ikan bandeng yang khas yaitu Bandeng Pesmol.

Cara membuatnya adalah dengan cara ikan bandeng terlebih dahulu dibersihkan jeroan dan sisiknya, lalu dipotong menjadi beberapa bagian.

Setelah itu kemudian dibilas dengan air bersih dan dilumuri perasan jeruk nipis. Setelah dididamkan beberapa saat, baru ikan bandeng digoreng.

Bumbu pesmolnya sendiri ada bawang putih, bawang merah, kemiri, jahe, dan kunyit yang diulek halus, dan ditumis sampai aromanya keluar.

Kuliner ini bisa didapatkan di Warung Bang Muri dan Mpo Ipeh seharga kisaran Rp15.000/porsi.

20. Tauge Goreng

Makanan khas Betawi yang juga ptut untuk dicoba adalah Tauge Goreng.

Meskipun kebanyakan orang mengenal makanan ini sebagai makanan khas Bogor, namun ternyata Jakarta juga punya Tauge Goreng.

Perbedaannya terletak pada kuah yang digunakan, Tauge Goreng khas Betawi mempunyai warna kuah yang pekat.

Walaupun namanya di goreng, namun sejatinya masakan ini direbus.

Sebagaimana namanya, Tauge Goreng berbahan dasar tauge yang ditambahkan oncom, tauco, dan bahan serta bumbu lainnya.

Tauge Goreng khas Betawi bisa dibeli di Warung Mpok Ipeh dan Warung Abah Nunung seharga kisaran Rp15.000/porsi.

21. Nasi Ulam

Kelezatan dari masakan bernama Nasi Ulam ini sudah terkenal, terutama di Jakarta.

Dalam setiap porsinya, akan disajikan nasi dengan campuran berbagai bumbu dan sayuran. Biasanya juga ditambahkan daun pegangan atau kemangi sebagai pelengkapnya.

Selain itu menikmati Nasi Ulam juga biasa ditemani dengan lauk pauk seperti semur tahu, telur dadar, serundeng, kerupuk empung, bihun goreng, dan lainnya.

Nasi Ulam memiliki cita rasa yang gurih dan sangat cocok menjadi salah satu santapan penggugah selera.

Nasi Ulam bisa dibeli di Warung Ibu Yoyo dan Warung Taman Surya seharga kisaran Rp20.000/porsi.

Tinggalkan komentar